KAYUAGUNG – Kawanan perampok
bersenjata api yang diduga berjumlah enam orang, kemarin (16/6),
melancarkan aksinya di pasar kalangan Desa Kemang Indah, Kecamatan
Mesuji Raya, OKI. Setidaknya berhasil membawa kabur 130 suku emas dan
uang tunai Rp70 juta dari dua toko pedagang emas.Bahkan Muhammad (50), pemilik toko Setia Jaya, sampai menderita luka tembak di punggung kanan dan tembakan lain nyaris mengenai kaki kirinya. “Kerugian yang dialami korban (Muhammad,red), 80 suku emas, uang Rp20 juta, dan dua unit hp. Dari hasil penyelidikan, kita sudah mendapat gambaran identitas terduga pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres OKI AKP H Surachman SH.
Ditemui di ruang IGD RSMH Palembang siang kemarin, korban Muhammad masih tergolek lemah sambil menunggu jadwal operasi. Bagaimana kejadian sebenarnya? Istri korban, Hamdiah (45), menceritakan, sekitar pukul 07.00 WIB, kemarin, dia dan suaminya baru datang dan bersiap membuka toko emasnya di pasar kalangan Desa Kemang Indah.
Lalu dia mendengar keributan di toko sebelah, toko emas Aneka milik Muji (45). Informasinya, dari toko emas milik Muji, pelaku berhasil menggasak sekitar 50 suku emas, dan uang tunai Rp50 juta.
“Dio (pelaku,red) sudah datang lebih dulu ke toko Muji, di dalam toko aku liat Muji sudah ribut-ribut dan berkelahi dengan pelaku. Sudah itu, dio dekati aku dan langsung narik tas aku, isi sekilo emas, duit Rp35 juta (Laporan ke kepolisian Rp20 juta), surat-surat emas dan timbangan emas serta satu buah hp,” kata Hamdiah.
Sebenarnya, lanjut Hamdiah, dia sudah berusaha mempertahankan tasnya. Namun kalah tenaga saat tarik menarik tas dengan pelaku. Dia terjatuh hingga tangan kanan memar. Sewaktu Hamdiah terjatuh itulah, datang suaminya (korban Muhammad) yang sebelumnya sedang memarkirkan mobil.
“Pas bapak turun dari mobil, tibo-tibo ado uwong (pelaku,red) dari belakang ngomong; apo ini uwongnyo? Terus langsung nembak kaki kiri bapak, tapi timbis. Nembak lagi ke punggung kanan belakang bapak. Pelakunyo ado yang pakai helm, tapi yang nembak bapak itu pakai sweater dengan tutup kepala,” terang Hamdiah, warga Jl Paku Bumi, SKPD 1, Kelurahan Sumbu Sari, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI.
Setelah menguras emas dari dua toko tersebut, pelaku yang diduga berjumlah enam orang kabur mengendarai tiga sepeda motor. Sementara pengunjung lain di pasar kalangan, juga tidak berani karena pelaku mengacungkan senpinya sebelum kabur. Melihat suaminya berlumuran darah, Hamdiah dibantu warga lain membawanya ke puskesmas terdekat.
Lantaran luka tembak Muhammad terbilang parah, dia dirujuk ke RS RK Charitas Palembang, kemudian dibawa ke RSMH Palembang. Sorenya, korban masuk ke ruang Instalasi Bedah Sentral untuk menjalani operasi.
Adik kandung korban, Sulaiman Efendi, menambahkan untuk korban Muji menderita luka memar di mata kiri akibat dihantam gagang senpi oleh pelaku. ”Muji luko di mato, kareno melawan pelaku. Kato Muji, pelakunyo pakai baju abu-abu, celana pendek dan pakai sepeda motor Honda Megapro. Sudah merampok, mereka (para pelaku,red) lari ke arah unit 7. Muji katonyo kehilangan 50 suku emas, duit Rp50 juta samo kaco mato,” tandasnya.
Informasi lain yang dihimpun Sumatera Ekspres, selain mengendarai motor Honda Megapro, pelaku juga ada yang mengendarai sepeda motor jenis trail yang diduga hasil modifikasi. Terpisah, Kasubsektor Polsek Mesuji Raya, Aiptu Zulkarnain, ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Mudah-mudahan pelakunya berhasil kita ringkus,” katanya. (hak/cj1/air/ce1)
