PALEMBANG – Penerapan
kurikulum 2013 harus dimulai dari pemahaman dan pengenalan kurikulum
tersebut, dengan demikian pembuatan Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP)
sejalan dengan keingginan kurikulum dan implementasi kepada siswa di
kelas. Pasalnya kurikulum yang benar adalah praktek pembelajaran
dikelas, bukan hanya sekedar dokumen. Hal tersebut diungkapkan Lembaga
Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta Kun Maryati dalam kegiatan
worshop RPP kurikulum 2013 di SMA Muhammadiyah 1 Palembang, hari ini
(4/7).
Dikatakan Kun, dokumen dalam proses pembelajaran hanya sebagai panduan. Maka dari itu sebelum penerapan kurikulum 2013 seorang guru harus paham terlebih dulu, apa yang dimaksud dengan kuriukulum 2013 dan perbedaannya dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebelumnya. “Maka dari itu diperlukan pelatihan dan sosialisasi kurikulum 2013 itu sendiri, diharapkan guru bisa memperbaiki kinerja terutama dalam Sumber Daya Manusia (SDM) dalam proses pembelajaran di sekolah, “ ungkapnya. (may/afi). Baca selengkapnya di Sumatera Ekspres dan Sumatera Ekspres Online, besok (5/7).
Dikatakan Kun, dokumen dalam proses pembelajaran hanya sebagai panduan. Maka dari itu sebelum penerapan kurikulum 2013 seorang guru harus paham terlebih dulu, apa yang dimaksud dengan kuriukulum 2013 dan perbedaannya dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebelumnya. “Maka dari itu diperlukan pelatihan dan sosialisasi kurikulum 2013 itu sendiri, diharapkan guru bisa memperbaiki kinerja terutama dalam Sumber Daya Manusia (SDM) dalam proses pembelajaran di sekolah, “ ungkapnya. (may/afi). Baca selengkapnya di Sumatera Ekspres dan Sumatera Ekspres Online, besok (5/7).
